Serah Terima dan Pisah Sambut Kakanim Palopo

Senin, 27/07/2020 Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare Arief Eka Riyanto beserta Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi Mukhlis Akbar menghadiri acara serah terima dan pisah sambut Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Palopo

Bupati Apresiasi Pembuatan Paspor di Kabupaten Pinrang

Pelayanan Kantor Imigrasi Parepare yang mengadakan pelayanan paspor di kabupaten Pinrang mendapat apresiasi orang nomor satu di Pinrang.

Apresiasi tersebut bukan tanpa dasar, banyaknya warga pinrang yang mengurus paspor di Parepare membuat Bupati Pinrang merasa senang, warganya tak perlu lagi ke Parepare untuk buat paspor.

Bupati Irwan Hamid dalam apresiasinya menyampaikan, dengan adanya pelayanan paspor di Pinrang masyarakat sangat terbantu paling tidak tidak perlu lagi ke Pinrang, cukup di sini saja.

Bupati Pinrang didampingi Komandan Kodim 1404 Lukman Sasono, Kadisnakertrans Syamsuddin, Kadis Kominfo Saenal dan Kabag humas dr.Romi tinjau langsung pelayanan pembuatan Paspor bertempat di Balai latihan kerja Pinrang.

Bupati Pinrang dalam pantauannya ke pelayanan paspor didampingi Dodi Karnida Devisi keimigrasian kanwil Kemenkumham sulsel. Dodi Karnida menyampaikan bahwa dalam waktu dekat,akan membuat nota kesepahaman ( MoU ) bersama pemkab Pinrang dalam rangka pelayanan pembuatan paspor di Pinrang.

“Dengan MoU ini, berarti ada payung hukum dalam penyelenggaraan pelayanan pembuatan paspor di Pinrang,” pungkasnya. (*)

 

Imigrasi Parepare Buka Layanan Eazy Passport di Pinrang

Bupati Kabupaten Pinrang, Andi Irwan Hamid mengapresiasi layanan eazy passport yang diberikan kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare untuk warga Pinrang yang mengajukan permohonan penerbitan paspor.

Layanan ini dilakukan di kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Pinrang, yang dipantau Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Kementerian Hukum dan HAM Sulsel, Dodi Karnida, Kamis (23/07/2020).

Irwan mengatakan, pihaknya mengapresiasi layanan tersebut karena membantu meringankan beban warga dalam penerbitan paspor.

Irwan menilai, layanan yang diluncurkan Imigrasi Kelas II TPI Parepare sangat luar biasa. Berkat layanan itu kata dia, warga sangat tertolong, karena ada pengurangan biaya transportasi, meminimalisir risiko, biaya, dan sangat efektif.

“Kami berterima kasih kepada Pak Kadiv karena telah menghadirkan kemudahan ini, mengingat warga kami cukup banyak yang menjadi pengguna paspor,” jelas Irwan.

Sementara itu, Dodi Karnida mengemukakan, pihaknya senantiasa berupaya untuk menghadirkan pelayanan yang efektif dapat memudahkan warga. Eazy passport katanya, merupakan wujud kemudahan untuk warga.

“Eazy passport ini mengedepankan layanan jemput bola, sekaligus sebagai salah satu upaya kami dari Kemenkumham untuk mendekatkan diri kepada warga,” tandasnya.

Sekadar diktahui, eazy passport yang perdana digelar di Pinrang, berhasil melayani sekitar 50 warga, yang pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.

Rudenim Makassar dan Lapas Parepare Berguru ke Imigrasi Parepare

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Parepare melakukan studi tiru ke kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare sebagai satker yang telah memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Studi tiru itu didampingi Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkunham Sulsel, Dodi Karnida, Rabu, (22/7/2020).

“Dari empat unit kerja Kanwil Kemenkumham Sulsel, Imigrasi Makassar dan Parepare telah meraih WBK pada tahun 2019 dalam zona integritas. Tahun 2020 ini Imigrasi Parepare harus mencapai predikat tertinggi WBBM karena sudah WBK, sehingga Imigrasi Parepare diuji tiru oleh Lapas, Rudenim dan kantor wilayah,” papar Dodi Karnida.

 

New Normal, Imigrasi Parepare Mulai Buka Pelayanan Paspor dengan Protokol Covid- 19

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, kembali membuka pelayanan paspor sejak Senin 15 Juni 2020.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia kepada Tribunparepare.com, via pesan WhatsApp, Selasa (16/6/2020).

Pembukaan pelayanan paspor bagi masyarakat umum dibuka berdasarkan surat edaran Dirjen Imigrasi, tentang pedoman pelayanan paspor di masa tatanan normal baru.

Dalam surat edaran tersebut setiap Kantor Imigrasi diminta membuka kembali pelayanan paspor dengan tetap menjalankan protokol pencegahan Covid- 19.

“Pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare memberlakukan secara ketat protokoler kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Putra.

“Kuota pemohon dan booth layanan pun dibatasi guna menerapkan social physical distancing,” ujarnya.

Putera pun mengimbau kepada para karyawan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, untuk senantiasa menjaga dan memperhatikan protokoler kesehatan Covid-19.

“Tetap menjaga diri, pastikan petugas senantiasa menggunakan perlengkapan APD, Seperti masker, face shield, sarung tangan dan menerapkan social distancing,” pungkasnya.

“Kami juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh petugas dan pemohon paspor, menyiapkan fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun, serta menyiapkan ruang strelisasi, mewajibkan pemohon dan petugas menggunakan masker serta mencuci tangan sebelum memasuki area kantor,” jelasnya.

Untuk tetap menjaga kebersihan dan sterilisasi ruang pelayanan, pihaknya juga melakukan penyemprotan secara berkala pada ruang-ruang pelayanan, dan menerapkan batas jarak guna menjaga social atau pshycical distancing.

Di masa pandemi ini, pemohon paspor dibatasi dengan membuka kuota 50 persen dari jumlah kuota yang disiapkan sebelumnya.

Jumlah pemohon dan booth layanan pun dibatasi, meski demikian masyarakat tetap bisa membuat paspor dan melakukan layanan keimigrasian lainnya disetiap hari kerja.

Bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor dipastikan untuk mengambil antrian secara online terlebih dahulu, dan membawa berkas-berkas asli dan fotocopy dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan paspor.