New Normal, Imigrasi Parepare Mulai Buka Pelayanan Paspor dengan Protokol Covid- 19

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, kembali membuka pelayanan paspor sejak Senin 15 Juni 2020.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Parepare, Noer Putra Bahagia kepada Tribunparepare.com, via pesan WhatsApp, Selasa (16/6/2020).

Pembukaan pelayanan paspor bagi masyarakat umum dibuka berdasarkan surat edaran Dirjen Imigrasi, tentang pedoman pelayanan paspor di masa tatanan normal baru.

Dalam surat edaran tersebut setiap Kantor Imigrasi diminta membuka kembali pelayanan paspor dengan tetap menjalankan protokol pencegahan Covid- 19.

“Pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare memberlakukan secara ketat protokoler kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Putra.

“Kuota pemohon dan booth layanan pun dibatasi guna menerapkan social physical distancing,” ujarnya.

Putera pun mengimbau kepada para karyawan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, untuk senantiasa menjaga dan memperhatikan protokoler kesehatan Covid-19.

“Tetap menjaga diri, pastikan petugas senantiasa menggunakan perlengkapan APD, Seperti masker, face shield, sarung tangan dan menerapkan social distancing,” pungkasnya.

“Kami juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh petugas dan pemohon paspor, menyiapkan fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun, serta menyiapkan ruang strelisasi, mewajibkan pemohon dan petugas menggunakan masker serta mencuci tangan sebelum memasuki area kantor,” jelasnya.

Untuk tetap menjaga kebersihan dan sterilisasi ruang pelayanan, pihaknya juga melakukan penyemprotan secara berkala pada ruang-ruang pelayanan, dan menerapkan batas jarak guna menjaga social atau pshycical distancing.

Di masa pandemi ini, pemohon paspor dibatasi dengan membuka kuota 50 persen dari jumlah kuota yang disiapkan sebelumnya.

Jumlah pemohon dan booth layanan pun dibatasi, meski demikian masyarakat tetap bisa membuat paspor dan melakukan layanan keimigrasian lainnya disetiap hari kerja.

Bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor dipastikan untuk mengambil antrian secara online terlebih dahulu, dan membawa berkas-berkas asli dan fotocopy dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan paspor.