Kantor Imigrasi Klas II Parepare dibangun di atas tanah seluas 2000m2 dengan luas bangunan 716m2 yang diresmikan pada Tanggal 11 September 1986 dan sampai saat ini telah dilakukan beberapa kali perluasan terakhir tahun 2008 berupa pembangunan ruang arsip dan Ruang Tata Usaha lantai 2, disamping itu Kantor Imigrasi Parepare memiliki Ruang Detensi Imigrasi yang terletak di kota Parepare, Pos Imigrasi yang terletak di kec. Belopa Kota Palopo, dan beberapa Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) antara lain :

  • TPI pelabuhan Nusantara di Kota Parepare berjarak ± 1 km dari Kantor Imigrasi Parepare, yang meliputi kegiatan Pemeriksaan Keimigrasian untuk ABK Kapal barang maupun Penumpang.
  • TPI Pelabuhan khusus PLTD Suppa Kab. Pinrang berjarak ± 10 km dari kantor Imigrasi Parepare, yang meliputi kegiatan pemeriksaan ABK Kapal Tangker.
  • TPI Pelabuhan Khusus PT. INCO Soroako Kab. Luwu Timur dapat di tempuh ± 5 jam  perjalanan dengan kendaraan roda 4, yang meliputi kegiatan pemeriksaan ABK Kapal.
  • TPI Pelabuhan Palopo berada di kota Palopo  dapat ditempuh ± 4 jam dengan kendaraan roda 4.

Kantor Imigrasi Klas II Parepare merupakan salah satu  Unit Pelaksana Teknis yang betugas untuk melaksanakan tugas pokok Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia di bidang Keimigrasian. Oleh karena itu, Kantor Imigrasi klas II Parepare menyelenggarakan beberapa fungsi antara lain:

  • Melaksanakan tugas keimigrasian di bidang lalu lintas dan status keimigrasian seperti: memberikan pelayanan Kepada masyarakat yang membutuhkan dokumen Perjalanan WNI dan memberikan pelayanan perijinan keimigrasian bagi orang asing.
  • Melaksanakan tugas keimigrasian di bidang Pengawasan dan penindakan seperti : mengawasi keberadaan dan kegiatan orang asing yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Klas II Parepare.
  • Melaksanakan tugas Keimigrasian di bidang Informasi dan Sarana Komunikasi ( INSARKOM ).

Sistem pelayanan di Kantor Imigrasi Klas II Parepare telah didukung oleh sistem informasi biometrik untuk layanan Surat Perjalanan  RI (Paspor) dan sistem E-Office untuk pelayanan perijinan kepada orang asing. Dengan sistem ini pelaksanaan tugas Seksi Lalu Lintas Keimigrasian (LANTASKIM), seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (WASDAKIM), dan seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian (INSARKOM),  terpusat menjadi satu kesatuan sistem sehingga pelayanan lebih sederhana, cepat dan terukur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.